Jumat, 20 Maret 2026

HALAL BI HALAL

SOAL: Apakah arti Halal bi halal yang sering diucapkan oleh orang-orang Islam di waktu bersalaman pada hari raya?

JAWAB: Halal bi halal itu artinya: halal dengan halal.

Sungguhpun dari kalimah-kalimah Arab, tetapi bukan susunan Arab.

Perkataan itu digunakan orang-orang Islam di daerah ini (Indonesia) pada waktu bersalaman di hari raya. Maksudnya, sama-sama halal menghalalkan, yakni Tuan halalkan apa-apa yang sudah termakan oleh saya, dan begitu juga saya. Orang-orang yang berhalalan begitu, merasa lapang dan merasa tidak berhutang lagi. Adapula yang bermaaf-maafan pada Hariraya.

Di dalam  cara itu memang ada baiknya, tetapi ada bahayanya, yaitu disangka oleh orang-orang yang bodoh (awam) sebagai satu cara Agama, padahal bukan.

Nabi kita tidak pernah mengerjakan demikian dan shahabat-shahabatnya juga tidak, malah tabi’in dan imam-imam yang empat pun tidak  berbuat begitu.

Orang yang memberi ampun kepada saudaranya memang baik, tetapi orang yang menghalalkan itu perlu fikir dahulu, jangan terlanjur, lalu menyesal. (A.H.) (Kitab Soal-Jawab 1,2,3 Hal. 1246)

TAMBAHAN:



Lalu apa yang bisa kita ucapkan sebagai ungkapan tahniah di Hariraya?

Jawabannya adalah ucapan “Taqobbalallahu minna wa minkum” yang mengandung arti Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian. Hal ini sebagaimana diriwayatkan:


فعن جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ قَالَ : كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اِلْتَقَوْا يَوْمَ الْعِيدِ يَقُولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ: تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك. قال الحافظ: إسناده حسن

 

Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah  berjumpa dengan hari ‘ied, satu sama lain saling mengucapkan, “Taqobbalallahu minna wa minka (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).” Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan.

Sementara, ada juga ucapan untuk merayakan Idul Fitri itu dengan ungkapan:

مِنَ الْعَائِدِيْن وَالْفَائِزِيْن

minal aidin wal faizin” yang banyak disangka orang mengandung arti mohon maaf lahir dan batin, padahal ungkapan minal aidin wal faizin ini artinya adalah “semoga kita termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang.” Dikatakan, kalimat perkataan ini mulanya berasal dari seorang penyair pada masa Al-Andalus, yang bernama Shafiyuddin Al-Hilli, ketika dia membawakan syair yang mengkisahkan dendang para wanita menyambut hari raya pada jaman itu.

Oleh karenanya ucapan “Taqobbalallahu minna wa minkum” adalah ucapan atau do’a yang lebih baik kita ucapkan kepada karib kerabat kita di Hariraya.

 

واللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

[GMN]



SOAL-JAWAB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Khatib: "Sudah selayaknya kita bisa mensykuri nikmat yang telah diberikan Allah"

SIB-BULETINALHIDAYAH, Allahu Akbar Allahu Akbar Laa Ilaaha Illa Allahu Allahu Akbar Allahu Akbar Walillaahilhamd. Takbir bergema dari segala...